Kabel baterai kendaraan sering kali terlupakan dalam perawatan berkala.
Peluang kecil ini bisa jadi penyebab utama mesin sulit menyala.
Terminal aki mobil korosi adalah masalah umum yang menyerang komponen kelistrikan otomotif, terutama di iklim tropis Indonesia.
Apa Itu Terminal AKI Mobil Korosi?
Korosi pada terminal aki adalah endapan putih atau kehijauan akibat reaksi kimia antara asam baterai dengan logam sekitar.
Timbul ketika uap asam dari aki bereaksi dengan udara lembap dan membentuk kristal sulfat tembaga di sambungan kabel.
Endapan ini bersifat isolator listrik sehingga hambat arus listrik dari aki ke sistem kelistrikan mobil.
Selain itu juga menyebabkan panas berlebih pada sambungan kabel yang lama-lama bisa melelehkan plastik pelindung.
Menurut informasi dari Wikipedia tentang baterai mobil, aki konvensional jenis basah memang lebih rentan mengeluarkan gas asam yang dapat mengkorosi bagian sekitarnya.
Ciri-Ciri Terminal AKI Mobil Berkorosi
Berikut beberapa tanda yang menandakan terminal aki Anda mulai berkorosi:
- Muncul lapisan putih atau kehijauan di sekitar terminal positif (+) maupun negatif (-)
- Mobil sulit atau tak bisa distarter meskipun aki masih terisi penuh
- Lampu dashboard berkelip saat mencoba menyalakan mesin
- Hambatan kontak saat kabel aki disentuh – terasa longgar atau tidak rapat
- Bau khas asam sulfur atau telur busuk dari ruang mesin
- Kabel aki terlihat mengkilap karena oksidasi timbal mencair
Jika salah satu gejala ini muncul, segera periksa kondisi terminal sebelum terlalu parah.
Bahaya Terminal AKI Korosi Jika Dibiarkan
Sampah karat kecil seperti ini bisa menimbulkan efek domino yang berbahaya. Berikut beberapa risiko jika dibiarkan:
Pertama, aki tidak bisa delivering tegangan optimal ke ECU dan sensor-sensor kritis. Masalah kelistrikan begini mirip dengan yang dibahas pada artikel tentang crankshaft position sensor.
Kedua, aliran listrik lemah membuat alternator bekerja lebih keras. Hal ini memperpendek usia alternator yang biayanya jauh lebih mahal daripada sekadar membersihkan terminal. Anda bisa membaca penjelasan lengkap pada artikel tentang alternator mobil rusak.
Ketiga, korosi dapat menyebar ke seluruh kabel aki sehingga memerlukan penggantian total. Untuk mengetahui kapan kabel dan konektor perlu diganti, Anda bisa merujuk pada panduan kapan harus ganti spare part mobil.
Tinggalkan Balasan