Warning: Use of undefined constant php - assumed 'php' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/anuger42/public_html/wp-config.php on line 101
Yuk Simak, Engine Brake pada Mobil yang Jarang Diketahui Banyak Orang – Anugerah Prima Motor
Yuk Simak, Engine Brake pada Mobil yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Yuk Simak, Engine Brake pada Mobil yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Yuk Simak, Engine Brake pada Mobil yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Yuk Simak, Engine Brake pada Mobil yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Anugerah Prima Motor – Di jalanan, pengemudi sering dihadapkan dengan situasi yang membutuhkan pengereman, seperti saat menuruni tanjakan atau saat ingin memperlambat laju mobil.

Banyak pengemudi yang hanya mengandalkan rem kaki untuk memperlambat laju mobil. Namun, tahukah Anda bahwa ada teknik pengereman lain yang dapat membantu meringankan kerja rem kaki dan meningkatkan keamanan berkendara? Teknik ini disebut engine brake atau rem mesin.

Apa itu Engine Brake?

Engine brake adalah teknik pengereman yang memanfaatkan hambatan dari mesin untuk membantu memperlambat laju mobil.

Saat ingin menggunakan engine brake, pengemudi perlu menurunkan gigi transmisi ke gigi yang lebih rendah. Penurunan gigi ini akan menyebabkan putaran mesin (RPM) menurun.

Penurunan RPM mesin ini akan menciptakan kompresi pada ruang bakar yang menghasilkan hambatan pada poros engkol. Hambatan inilah yang membantu memperlambat laju roda dan mobil.

Manfaat Engine Brake

  • Menghemat Rem Kaki: Engine brake membantu meringankan kerja rem kaki, terutama saat menuruni tanjakan panjang. Hal ini dapat memperpanjang usia pakai kampas rem dan mencegah overheating.
  • Meningkatkan Kontrol Kendaraan: Engine brake memberikan kontrol kendaraan yang lebih halus dan stabil saat menuruni tanjakan dibandingkan hanya menggunakan rem kaki. Ini karena engine brake memberikan efek pengereman yang bertahap.
  • Hemat Bahan Bakar: Saat engine brake, tidak ada bensin tambahan yang dibakar untuk memperlambat laju mobil. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar, terutama pada perjalanan jauh.

Cara Menggunakan Engine Brake

  1. Turunkan Gigi Perlahan: Saat ingin menggunakan engine brake, lepaskan pedal gas dan turunkan gigi persneling secara bertahap. Sesuaikan dengan kecepatan dan kemiringan jalan. Hindari menurunkan gigi terlalu rendah karena dapat menyebabkan mesin “brebet” atau malah tertahan lajunya.
  2. Perhatikan Kecepatan dan Kondisi Jalan: Engine brake lebih efektif pada kecepatan sedang dan jalanan menurun. Tidak disarankan menggunakan engine brake pada kecepatan tinggi, jalanan licin, atau berkelok karena berisiko kehilangan kendali.
  3. Kombinasikan dengan Rem Kaki: Ingat, engine brake bukanlah pengganti rem utama. Dalam kondisi tertentu, gunakan kombinasi engine brake dan rem kaki untuk memperlambat laju mobil dengan aman, terutama pada situasi darurat atau tikungan tajam.

Situasi Dimana Engine Brake Tidak Dianjurkan

  • Jalanan licin atau berkelok: Engine brake bisa membuat traksi ban berkurang sehingga mobil lebih mudah tergelincir.
  • Kecepatan tinggi: Pada kecepatan tinggi, engine brake tidak memberikan efek pengereman yang cukup.
  • Mobil bermuatan berat: Engine brake tidak sanggup menahan beban berat mobil secara efektif.
  • Mesin dingin: Saat mesin baru saja dihidupkan, disarankan untuk tidak menggunakan engine brake karena pelumasan mesin belum optimal.

Tips Tambahan

  • Pelajari spesifikasi mobil: Setiap mobil memiliki karakteristik tersendiri dalam penggunaan engine brake. Pelajari buku manual untuk mengetahui teknik yang tepat untuk mobil Anda.
  • Latihan di tempat aman: Sebelum menggunakan engine brake di jalan raya, berlatihlah terlebih dahulu di tempat yang aman dan terkendali untuk merasakan efektivitas dan respon mesin terhadap penurunan gigi.

Dengan menguasai teknik engine brake, Anda dapat menghemat biaya perawatan rem, meningkatkan kontrol kendaraan, dan berkendara dengan lebih irit bahan bakar. Selalu utamakan keselamatan dan gunakan engine brake secara bijaksana.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Jika Anda memiliki pertanyaan lain tentang edukasi pengguna mobil, jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *